Sampai depan gedung bioskop aku menyuruh Lestari untuk membeli makanan cemilan dan sebuah minuman ringan, dan aku yang antri memesan tiket.Tak lama kemudian akhirnya aku sudah mendapatkan tiketnya, aku sengaja membeli tiket dinomer belakang, agar aku bisa berduan atau mungkin bisa bermesraan dengan Lestari. Bokep Family Aku yang udah nafsu lalu bilang, “Kita mau kemana? kok manggil mbok”
“28 tahun mbok, emang kenapa?”
“oh, emang bener kamu manggil aku mbok, umur aku 30 tahun.”
“Oh…”Meski dia bilang kalo usianya 30 tahun, aku tak lantas percaya begitu saja. Belum berapa menit nafsuku naik lagi. Aku orangnya sangat supel, ramah Lestaringan semua orang, mudah bergaul Lestaringan semua orang. Diapun menLestarisah,
“Ah… ah… nikmat sekali….ah… ah…”
Goyangannya betul-betul luar biasa, aku sampai merem melek, bodynya yang sintal bergoyang di atasku, aku memegang payudaranya sambil sesekali menciumnya,“ah… nikmat sekali rasanya”, ditengah-tengah kenikmatan itu tiba-tiba dia mengejang dan melepaskan vaginanya sambil terengah-engah. Setelah selesai makan, aku dan dia yang duduk bersebelahan menumpahkan rasa kangen.




















