ဂျပန်မှာ ကျောင်းတက်နေတဲ့ မအေးမိစံ

“Kita kan gak sekel..”Belum sempat aku menyelesaikan ucapanku, tiba-tiba ia menginjak kakiku dan mencubit perutku dengan sangat keras.“Aduuhhhh…” erangku kesakitan.“Loh gimana sih, kan kita sekelompok matkul MSDM.” ujarnya lembut namun dengan mata melotot tajam ke arahku.“I… Iya Nit.” jawabku sambil menahan sakit.“Oh iya, kamu juga sudah janji kalau hari sabtu mau nganterin aku servis mobil.” serunya lagi.“Emang kapan aku jan…”Lagi-lagi Nita memperkuat injakannya di kakiku dan mencubitku lebih keras dari sebelumnya.“I.. “Kayaknya emang harus dikeluarin deh, daripada entar mengendap terus membeku dan menjadi batu.”Kutuangkan sedikit sabun cair di telapak tanganku, lalu kubelai secara perlahan juniorku. Bokeb Aku hanya bisa meringis sambil mengikuti langkahnya.Aku sangat yakin kalau saat ini pasti ada puluhan mata yang tertuju ke arahku. Aku balik dulu ya Nit. PART I​“Anak jalanan kumbang metropolitan
Selalu ramai dalam kesepian
Anak jalanan korban kemunafikan
Selalu kesepian di keramaian.

ဂျပန်မှာ ကျောင်းတက်နေတဲ့ မအေးမိစံ

Related videos