Dirumah, Nadia ternyata pulang lebih cepat. Sekarang Nadia sudah tidak mengenakan sehelai benang pun di tubuhnya. Bokep Montok Kedua buah dadanya menjepit lenganku,dan entah sengaja atau tidak Nadia mulai mengosokan kedua buah dadanya naik turun, sebenarnya kejadian itu sangat aku nikmati namun karena memang pada dasarnya kami tidak memiliki rasa cinta, jadi aku memutuskan untuk bersikap normal. “Mmhh…enak beb,,,terus..,,terus.. Malam pertama kami bisa di bilang sangat aneh,tak ada hiasan pengantin, suasana yang harusnya romantis berubah menjadi sekaku es. Oleh karena itu beberapa lama kupikirkan hingga“kamu nggak mau yah.,, nggak apa-apa deh kalo gitu” ujar Nadia dengan nada sedikit kecewa“nggak ,, gue cuma..” perkataanku terhenti
“Cuma apa…?” tanya Nadia
“belum pernah ciuman…” ujarku malu-malu, mukaku semakin merah saat selesai mengatakannya. Mungkin Nadia masih takut untuk mencobanya. Jam menunjukan pukul 21.00 tetapi mataku sudah terasa berat, sambil menahan rasa kantuk kulangkah-kan kakiku menuju kamar, segera pintu kamar kubuka sedikit dan hendak masuk kedalamnya tetapi langkahku tertahan oleh sebuah pemandangan yang baru




















