aku ngeliatin ayammu, kalo ngga abis..” Keduanya tertawa dan menghabiskan makanan mereka. Tanggung nih..”. Bokep STW Rene keluar membawa segelas air.“Nih, minumnya..”. Rene tertawa, bukan pada tingkah gugup kucing itu, tapi pada kedua gadis di seberang jalan yang saling menyalahkan satu dengan lainnya. Rena mengerutkan alisnya, menahan nyeri dari reaksi Betadine yang menyapu pori- porinya. Rena menghisap penis di mulutnya, menikmati rasa anyir dan asin itu bercampur di lidahnya.Dikeluarkannya sejenak penis itu dari mulutnya, memandangi dan menikmati air liurnya yang membasahi batang penis di depan matanya. “Mmmhh..” Rena mengeluh lagi saat tangan Rene masuk ke dalam bra- nya, memainkan puting buah dadanya, mengangkat lengannya untuk merangkul leher pahlawannya. Rena menikmati desahan pahlawannya, memperhatikan dengan penuh rasa ingin tahu bentuk batang penis dalam genggamannya, ujungnya yang kemerahan, uratnya yang menonjol dari kulitnya..




















