Aku segera merapikan mejaku, dan sedikit memperbaiki make up ku kemudian aku keluar menuju ke Andre. Film Porno Dengan tertawa aku berkata bahwa aku tidak marah, karena tidak ada alasan untuk itu.Tetapi aku tidak memberikan langsung nomor teleponku, aku hanya memberitahu bahwa aku bekerja di salah satu stand di salah satu hall. Tak lama kemudian terdengar dengkuran halus dari Andre, dan aku pun ikut terlelap. Dia mengambil sebuah kursi dan meletakkan di sampingku, mengambil sumpit yang tersedia dan mulai menyuapiku. Kalau waktu bisa berhenti berputar, membiarkan aku bersama Andre tetap bersama. Sekitar 1 jam kami berbincang bincang, dia kembali bertanya tentang nomor teleponku yang akhirnya aku berikan kepadanya. Dia mengharap bahwa hubungan kami tetap berlanjut, dan dia juga mengundangku untuk mengunjunginya di Taiwan. Andre menarik kepalaku ke dadanya, sambil mengeringkan air mataku. Sambil berciuman dia membelai-belai vaginaku, sedangkan aku pun mencari penisnya.




















