Dia terus mempermainkan payudaraku sambil ia merayuku bahwa aku akan tetap menjadi sekretaris tetapnya dan apa yang dikukannya adalah untuk melancarkan tugasku selanjutnya. “34B, Pak!”.Dia meremas payudaraku, aku menolak perbuatan itu namun aku menikmatinya. Bokep Mom Namun Pak NS berkata lagi, “Kamu nggak usah malu”. Aku tetap diam saja ragu.Pak NS mendekatiku dan melucuti pakaianku satu persatu hingga aku tinggal memakai celana dalam pink transparan dan Bra jenis bikini mini yang berwarna sama dengan warna celana dalamku. Pak NS sudah menunggu di ruangannya, aku mengetuk pintu dan dia mempersilakan aku masuk. “Berapa ukuran Payudaramu Sas?”, tanyanya sambil mengelus lembut payudaraku. Pak NS mendekatiku dan mulai mengukur, aku hanya diam saja. Pak NS mendekatiku dan mulai mengukur, aku hanya diam saja. Dia kaget dan bertanya padaku, “Sas kamu masih murni…?”.Aku cuma mengangguk dan diapun tersenyum. Akupun menuju ke ruangan Pak NS. Pak NS memasukkan jari tengahnya ke dalam Vaginaku dan akupun menjerit, “Sakit Pak”.




















