Ku rubah posisi agar aku yang diatas tanpa mencabut penisku dari dalam vaginanya.Ku genjot lagi vagina Gisell yang hangat, dengan tanganku yang meremas payudaranya gemas.Aarrgggh, Shannn. Bokep Indo Ku tarik celana panjangnya sehingga terlihat celana dalamnya yang berwarna hitam. Anggap aja aku bayar utang budi karena kamu sudah membantu aku…. Ku jilati tiap senti kulitnya yang putih dan halus tersebut. Ku lihat kondom yang menancap di penisku sedikit menggembung karena banyaknya sperma yang keluar. Kamu kuat banget sihhh….Kamu juga kenapa enak banget sih? Ucapku berbisik pelan.Dan benar saja, beberapa detik kemudian penisku memuntahkan sperma berkali-kali. Suaranya sudah parau, sepertinya ia baru saja menangis.Kalau saya cek sih, gak ada masalah apa-apa, mbak. Aku menuju sofa di ruang TV rumahnya. Tanyaku.Gisell terdiam sambil memandangi kaca depan mobil.Maaf kalau aku lancang, hanya bertanya… Tambahku khawatir ia tersinggung dengan pertanyaanku barusan.Enggak kok, Shan. Kalau mas?Aku Shandy, mbak…Gak usah pake mbak, Gisell aja mas..Jangan pakai mas juga kalau gitu, Shandy saja…Ia pun




















