Seraya menuangkan minuman dalam gelas mereka berusaha mencari perhatian lebih pada kami.Hingga akhirnya aku melihat Martin, temanku yang mengajak kami kesini dan dia memang sudah menjadi salah satu member di tempat ini. Sebenarnya tidak etis kalau aku mencurahkan atau menceritakan ini pada seseorang, karena itu aku akan menggunakan nama samaran baginya. Bokep Tanpa aku mengatakan sesuatu Rahma sudah menangis “Sudah Rahma..kamu jangan menagis..aku hanya tidak mau kamu ada di tempat itu..” Kataku.Kini dia berhenti dan bilang ” Sebenarnya saya juga tidak mau bekerja di tempat itu Pak..tapi keadaan yang membawa saya…” Aku memegang tangannya yang bergetar. Rahma mendekap semakin erat dan diapun mendesah panjang juga.Kamipun saling berpelukan dan berdiam diri, saat itu aku merasa kalau perbuatanku salah. Kalau masuk ke club ini benar-benar orang yang sudah memiliki KTP, bersama 5 orang teman kuliahku dulu. Apalagi akupun menikmati kuluman bibir Rahma yang begitu hangat, meskipun ini masuk dalam cerita ABG karena Rahma yang masih muda.Tapi pertama kali




















