Ratna juga menjadi demikian bergairah, bahkan lebih dari tadi ketika pemuda itu memerawaninya. Pemuda ini tidak tega memandang mata gadis cilik ini, dia yakin pasti gadis ini merasakan kesakitan, tapi ini adalah cara yang terbaik yang bisa diusahakan. Bokeb Umar tiba-tiba mernysadari bahwa ia bukan satu-satunya yang akan diproses masuk ke dalam klub malam ini.“Kemari kamu.” Kata Ralph kepada Umar.Umar segera mendekat dan berdiri disamping Ralph sehingga langsung berhadapan dengan tubuh telanjang itu. “Bagus, segera buka pakaianmu dan pakai topeng.”Umar segera melepas semua pakaiannya, ia tidak ingin mengambil resiko buat keanggotaan klubnya. Ia melihat pada dirinya sendiri. Gadis cilik itu membuka mulutnya untuk mengatakan sesuatu, tapi segera dipotong Ralph. Beberapa saat kemudia tiubuh itu tergoleh lemas.“Sekarang aku ingin kamu mengambil keperawanannya seperti juga dirinya mengambil keperjakaanmu.”“Hah?” seru gadis cilik dari balik topengnya. Ia juga telah banyak menjumpai para anggota yang susianya sebaya dengannya atau sedikit lebih muda.




















