Kami langsung berlari keluar terminal.Pada saat aku sedang bersiapsiap menghadapi serangan mereka tadi, aku kerahkan tenaga dalamku ke tangan dan kaki. Aku perhatikan juga lakilaki yang kedua membentakku. Bokeb Yang mana yang bos, mbak? Mempersilahkan aku masuk dan ikut mandi bersama dia.Bersih gak ada bulu lagi katanya menatapku sambil memegang batang kejantananku sesaat aku sudah di depannya. Sesekali dimajumundurkan.Oooohhhhhhhhhhmaaaassss Enak bangeeeeet Ratih merintih dan melenguh. Karena wangi dan terasa nyaman di kulit. Lidahku terasa menyentuh cairan kental di belahan liang kewanitaannya. Yang mana yang bos, mbak? Sementara lakilaki yang ketiga hanya berdiri tapi memandangku dengan sorot mata yang menyeramkan. Aku periksa uang dan kartu kreditku di dompet. Sambil mellihat ke arah liang kewanitaannya yang sedang dikocokkocok dengan cepat, Ratih sesekali melihat ke arahku. Terlihat sekali kebahagiaan di wajah Ratih. Pantatku menekan berulangulang mengikuti denyutan di batang kejantananku. Lalu luka yang di wajah juga lumayan parah kulihat. Aku melihat seorang wanita yang dipukuli oleh tiga orang lakilaki.




















