dan seluruh pejuhnya dia paksa untuk ku telan.setelah itu kami beristirahat di kasur, dan aku tertidur selama hampir setengah jam dipelukan suamiku.dan ketika aku terbangun,“ih… mas jahat banget tadi…” kataku dengan suara serak ala bangun tidur kecapekan“loh? jujur aku cukup kaget, karena tidak ada pembahasan apapun terkait panggilan semacam itu,“udah ya istriku sayang, kamu malem ini jadi lonte kami aja…” bisik mas Indra ditelingaku perlahan, bukannya marah justru entah kenapa justru merinding membayangkan diriku disetubuhi sebagai lonte didepan suamiku sendiri.“kalian cuman mau nonton aja apa mau ngapain? Video bokep gak gitu, emang kamu liat kaya gitu bisa biasa aja?” tanyaku penasaran sambil mencubit manja lengan mas Indra“ya gak lah, buktinya ini nganceng liatnya… berarti kerangsang dong…”“kamu liat kaya gitu horni? beneran??” tanyaku ragu, karena sudah tidak diposisi sange berat, dan pikiran logis mulai kembali“ya jadi dong, emang kamu ga penasaran? tempat sudah ditentukan, persiapan sudah dilaksanakan, dan akhirnya hari yang dinantikan tiba.










