Bokep Barat***
“Sampai jumpa besok ya”, kata Florensia menandakan Karen sudah bisa mulai bekerja besoknya. Seakan seperti hati pecah berlebur-lebur, Karen langsung menangis. Bokep Tobrut Karen tidak pernah melakukan hal seperti ini. Beberapa saat setelah Guntur dan Fahmi bergiliran memperkosa Karen, akhirnya Florensia memberi kode bahwa durasinya sudah cukup. Guntur menggerakkan penisnya masuk dan keluar dari mulut Karen. Lalu Karen yang masih lunglai pun dibawa ke kamar untuk beristirahat.“Mantap kamu say…”, puji Florensia ketika Karen sadar. Karen risih setiap hari diomeli oleh orang tuanya hanya karena ia bermalas-malasan di rumah, tidak ada pekerjaan, dan tidak ada kegiatan yang berguna.Apalagi setelah lulus sekolah, Karen juga tidak mendapatkan uang jajan lagi. “Terus lanjutin jangan main-main saja”, kata Yesi.Guntur dan Fahmi beraksi, mereka menciumi sekujur tubuh Karen yang indah itu. Baru kali ini ia merasakan puting susunya dikenyot-kenyot dan vaginanya dijilat-jilati.“Tenang saja say… Justru bagian ini yang gaji nya gede…”, bisik Fahmi di telinga Karen.




















