Nikmat sekali rasanya jilat memek. Dan aku cuma tersenyum, senang karena pekerjaanku dihargai. Bokep SMA Tapi aku pasrah saja dan saat bibir kemaluanku tersentuh, semakin bergetar tubuhku. Dan makin ke atas akhirnya menurunkan CDku.Tersentak aku, tapi aku tanpa berpikir panjang malah membuka kancing baju seragamku bagian bawah, aku pikir dia hanya akan mencium sesaat saja. Aku ditunjuk oleh dokter kepala untuk merawatnya karena dari semua perawat senior hanya aku yang mampu berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Seterusnya kami teruskan mengobrol dan tanganku terus dibelainya. Tapi aku kembali terkejut, ternyata kali ini penisnya dapat ereksi penuh. Sempat dua kali lagi aku mengeluarkan pejunya sebelum akhirnya dia sudah dapat mandi sendiri.Namun kejadian berikutnya adalah dua hari sebelum Jack keluar rumah sakit. Akhirnya kami mengobrol kesana kemari dan dia bertanya, mengapa aku baik sekali terhadapnya, sebab kalau di negaranya perawat tidak sebaik aku, menurutnya. Kontras sekali kulihat dengan tanganku yang termasuk putih.“Boleh aku cium tangan yang telah merawatku selama ini?”.




















