Aku lalu merubah posisiku untuk melakukan 69. Aku cuma tersenyum,
“Mo lagi ya pak”.Iyalah, aku sih gak bakalan puas deh ngen totin kamu Din”.Dia langsung mulai lagi, luar biasa staminanya, kon tolnya dah mulai ngaceng lagi. Bokep Indo Tangan satunya menjalar kebawah menerobos lebatnya jembutku dan mengilik2 it ilku. “IH bapak, tau aja”. “Ramah dong”. Cuci pakean kan pake mesin cuci. Kembali dia menciumku, aku menyambut ciumannya dengan napsu juga, bukan cuma bibir yang main, lidah dan ludah pun saling belit dan campur baur dengan liarnya. Wow! Aku biarkan saja kumis halus itu sebab kalo dicukur kawatirnya jadi makin kasar. Lendir dari no nokku membanjir…meleber di paha, betis dan pantatku. en totin Dina” racauku. Ugh, rasanya enak bener…! Kemudian dia mencabut kon tolnya dan minta aku nungging. Sudah dua kali no nokku berkontraksi karena aku nyampe, tapi dia terus mengocok kon tolnya keluar masuk sampai aku lemes. Aku makin mendesah gak karuan, tubuhku menggelinjang.




















