Kurasakan nafasnya makin memburu ketika melihat kontol hitam panjang yang ada di depannya. Kali ini ia sudah terduduk tapi masih menangis di tepi ranjang.Aku berjalan kearahnya sambil kubawakan celana dalamnya yang tadi. XNXX Jepang Kurasakan nafasnya makin memburu ketika melihat kontol hitam panjang yang ada di depannya. ketika aku sampai disanna gadis itu telah berjalan masuk kerumahnya, aku tetap memperhatikan dia dan makin terasa cantik gadis ini di setiap langkahku bertambah mendekati rumahnya. Akhirnya berhenti di satu titik setelah sampai mentok batang pelir ini tidak dapat maju lagi, mungkin memang sudah mentok sampai di rahimnya.Kudiamkan kontol ini tetap di dalam, tidak mau buru-buru ku entoti gadis ini dengan kasar. Heran aku padahal sebelumnya Fanny sudah cukup basah karena rangsanganku sebelumnya, tapi sekarang memek ini kering bahkan darah mens’nya pun tidak mengalir keluar aku berharap ada sedikit darahnya sehingga bisa membantu memperlicin masuknya kontol ini ke dalam memeknya.Fanny menangis dan berteriak-teriak kesakitan “ougghhh…ammpuunnn…sakiiittt…tolong stoppp” “Sakit sekalii huhuhu….ampun jangan




















