Kami baru sadar bahwa kami lupa berdoa sebelumnya, tapi mudah-mudahan Yang Maha Esa selalu melindungi benih yang akan tumbuh itu.Seprai merah jambu sekarang bernoda darah. Bokep China Tanpa kata, tetapi sampai juga rupanya. Ditengahnya ada lubang kecil. Dia tersenyum dan menatapku sambil berkata bahwa dia juga amat mencintaiku. Tanganku yang tadinya memeluk punggungnya, mulai menjalar ke depan, perlahan menuju ke payudaranya yang cukup besar. dia mengelus dan membolak balik “benda” itu sambil memperhatikannya dengan seksama. Muka kami berhadapan, kembali kutatap matanya yang sangat indah itu. Jauh dari bayanganku selama ini. Dan, di sisiku terbaring gadis yang amat sangat kucintai, berbalut daster tipis yang juga berwarna merah jambu. Tubuhnya mengejang dan melengkung, kemudian terhempas ke tempat tidur disertai erangan panjang. Kucium dia dengan mesra, dan kuseka butir air mata yang mengalir dari matanya. Aku tidak tega, aku kasihan! Perutnya terlihat naik turun dengan cepat, sementara kedua kakinya memelukku dengan kuat.Beberapa saat kemudian, ditariknya kepalaku, kemudian diciumnya aku dengan




















