seolah-olah ana ingin menyaksikan dunia nakal dibalik mataku….. Film Porno aneh, seperti disirep, kucium pipinya, mulutnya….berhenti lama disitu…… mulut kami berpagut seperti memecah ribuan rindu (cie….ga tau malu!!!!) lidah kami bermain disana. “hhhhHHhhh…..hHHHHHhhhhhHH…..” napasnya mulai memburu…. Masih ada dua rute lagi harus kami jalani untuk sampai ke pulau Tarakan. tampaknya ana tak menyangka itu akan kulakukan, “slettt….” dua ruas jari tengah sukses menyetubuhi pantatnya yang kuning mulus itu.. Selanjutnya aku sendiri bingung menceritakannya
seingatku, badannya memelukku dengan erat tangannya memegang kedua pantatku kedua tanganku disuruhnya memeluk erat punggungnya lalu ia menyuruhku memejamkan mata lalu kepalanya turun menempel dileher kiriku mukanya tenggelam dibantal kuturuti semua pesannya katanya : “nurut aku ya nov, kamu diem aja, kalo gak bisa nahan ikutin naluri aja, jangan mikirin apa-apa, jangan pake teori……” sekarang diem dan nikmatin aja…..” gitu kira-kira instruksi singkat yang kudengar lamat-lamat….




















