” Aku mengangguk, ” Yeah… why? Bokep Jepang Ia tersenyum padaku ,” Beneran nih? Ia tersenyum padaku, tampak sangat menyukai apa yg kulakukan. Badan Lia naik turun sesuai irama kocokanku, dan aku semakin horny melihatnya menggumamkan kata-kata kasar. Ia tersenyum lalu mengambil jari2ku yang basah dan menjilatinya sendiri dengan nikmat.Ia lalu mendorongku duduk di atas toilet yg tertutup, dan mencopot boxerku dengan cepat. ” Maaf ya, aku kok jadi cerita kayak gini… hihi… habis memang mantanku itu orangnya aneh. Ia tampak terangsang, seksi dan acak-acakan. ” Lho, kenapa? Tapi kali ini tidak ada waktu, karena siapa saja bisa mengetuk pintu toilet, dan itu membuatku bergairah. ” Lho, kenapa? Sekitar lima menit, aku melihat pemandangan awan dari jendela kecil.” Excuse me, sir… ” sebuah suara halus menyapaku dengan ramah. Di dalam toilet ternyata lebih bising daripada di luar, mungkin karena suara mesin.Aku langsung membuka seragam pramugarinya yang bagian atas.




















