Janji ya” Santi tampak gembira mendengarnya. Bokep Colmek Ohh yeah oh.. Aku menoleh, ternyata Lia sekretarisku yang menyapaku. Tentu saja akupun diundang, dan malam itu akupun meluncur menuju tempat resepsi diadakan. “Oh.. Habis dari belakang nih” jawabnya. “Kalau nggak ketahuan gimana.. Aku tunggu di luar”Kataku sambil menahan nafsu melihat lehernya yang putih jenjang, dan lengannya yang berbulu halus Tak lama Santipun keluar ruangan resepsi menyusulku. Uh.. Terus Pak..” desahnya lirih. Pak Robert besar.. Aku menoleh, ternyata Lia sekretarisku yang menyapaku. Lalu terus ke bawah ke perutku. Dia adalah Santi, istri dari Pak Arief, manajer keuangan di kantorku. Kutarik Santi ke dalam dan kututup pintunya. Mereka baru menikah sekitar tiga bulan yang lalu. Santi aku suruh turun terlebih dahulu, baru aku menyusul beberapa menit kemudian. “San.. Pak Robert besar.. Ohh yeah oh.. Dadanya walaupun tak sebesar Lia, tampak membusung menantang.













