Keharuman yg tersebar dari badannya tak membuatku bergeming.Lidya mengambil tanganku dan menggenggamnya. XNXX Jepang Sementara bagian bawah badanku semakin menegang serta berdenyut.Entah berapa kali dia membisikkan kata di telingaqu dgn suara tertahan akibat hembusan napasnya yg memburu seperti lokomotif tua. Namun Lidya tampaknya juga tak peduli. Sedangkan aqu sendiri sama sekali tak peduli, tetap menganggapnya hanya kawan biasa saja. Padahal aqu sudaH punya mobil. Aqu memang paling suka kalo dipuji.Oh, ya.., Nanti malam kamu datang..”, ujar Tante Amanda sebelum pergi.“Ke rumah..?”, tanyaqu memastikan.“Iya.”“Memangnya ada apa?” tanyaqu lagi.“Lidya ulang tahun. Namun sama Sekali aqu tak bisa apa-apa. Namun memang sudah lama aqu ingin dibelikan motor. Apalagi sampai jatuh cinta. PadahaI waktu itu Lidya sudah dipengaruhi gejolak membara dgn badan polos tanpa sehelai benangpun menempel di badannya.“Kau..”, desis Lidya terputus suaranya.“Ada apa, Lin?” tanyaqu polos. Tak ada yg istimewa. Bahkan Mbak Indira menjanjikan macam-macam agar aqu tak terus menangis. Namun aqu sama sekali tak mengerti dgn apa yg d




















