Aku ditolak.“Katanya mau ke kamar mandi?” tanyannya sambil tersenyum. Kami sama-sama tinggal hanya memakai celana dalam. Bokep Kami kemudian bercumbu lagi. Vaginanya masih rapat sekali. Aku tertawa saja. Setelah clientku pulang aku kembali ke cafe. Kami bercumbu kembali. Lidahku menekan lidahnya. Darahku berdesir. Kami saling menjilat dan menghisap. From Boy.”, tulisku di kertas request sekaligus menuliskan nomor HP-ku. Kamu berhasil memuaskanku..”
Pujian yang tulus. Aku memberinya stimulum ringan. Aku juga hampir sampe, Boy…come on.. Tetapi pujian yang pantas buatmu yang memang sexy.. Aku duduk sedangkan Fella berdiri membelakangiku. Oh ya, kudengar tadi mainmu banyak memakai scale altered dominant ya?” aku kemudian memainkan tangan kiriku di tangannya seolah-olah aku bermain piano. Tangannya tak pernah melepas penisku. Enak.. Belum mahir kok.” Aku berhenti di depan rumah Fella. Srr.. “Hi Gladys..” sapaku.Kemudian aku berdiri.




















