Saya hanya terdiam sambil menebak-nebak apa yang dimaksud Revy dari perkataan yang diucapkannya, saat Revy meneruskannya kembali, “Ryo, I have life now. Vidio Sex Iseng kulirik ke luar jendela. “Me too”, hanya itu yang mampu diucapkannya sebelum terhentak kembali merasakan sesaknya kejantananku memenuhi organ kewanitaannya. Suara hatiku terus menyiksaku dengan pertanyaan-pertanyaan yang memenuhi pikiran dan kepalaku ini.Revy adalah sahabat saya, dan saya ingin melihatnya hidup bahagia, dan kini saya hanya memberinya trouble yang sangat berat. Ah… lamunan saya kembali menyusuri jejak waktu yang telah berlalu sekian lamanya. Terbayang sekelebatan kisah-kisahku dengan beberapa wanita yang sempat hadir di jejak-jejak hidupku. “Halo….Ryo?”, terdengar suara wanita di ujung sana. “Apa kabar Rev?”, balasku sambil menyalami hangat tangannya. Terbayang sekelebatan kisah-kisahku dengan beberapa wanita yang sempat hadir di jejak-jejak hidupku.




















