Dgn agak tertatih aqu menuju kamar mandi, kubersihkan
seluruh badanku beserta lendir-lendir yg mengering bercampur bercak darah di sekitar kelamin
dan rambut-rambutku, sembari mandi aqu bersiul gembira.Kuraba lubang kelaminku, masih terasa sisa-sisa keperihan di dalemnya, aqu mengerti sekarang,
dimana perbedaan antara air seni dgn lendir hormon yg keluar dari kelaminku bila dirangsang, Aqu
tersenyum geli memikirkan kebodohanku selama ini.Selesai mandi, aqu membereskan rumah seperti kewajibanku sehari-hari, setelah itu aqu buatkan
segelas kopi panas dan kubawa ke kamarku, dimana bapak masih terlelap di sana. Kami berdua mandi
bersama layaknya suami istri.Aqu bilang kepada bapak bila aqu sayg kepadanya, dijawab dgn senyuman bapak. Bokep Montok Pikiranku bergejolak, antara logika dgn perasaan, yg aqu rasa
tidak akan mencapai titik temu, bagaimanakah ini?Akhirnya kuputuskan untuk keluar dari pekerjaanku, semula ibu menahan dgn menjanjikan gajiku
dinaikkan, namun aqu menolak, kukatakan bahwa aqu akan mencari pengalaman di tempat lain. Dgn berpegang pada tepi meja, aqu menggelinjang
keenakan, kurasakan sapuan-sapuan lidah bapak dikelaminku sebagai sensasi yg tiada duanya. Aqu hanya terdiam dan pasrah,




















