Setelah saya kencing cukup banyak dan berbau alkohol, saya cuci pakai air semprotan. Saya terus menanyakan barnya, bagi saya uang 400 ribu rupiah termasuk banyak untuk happy semalaman. Bokep India Langsung saja saya ke klinik (byoin) terdekat, sebab saya dilindungi insurance. Salah satunya sempat bilang, “Salam buat orang rumah, mas!”
Belum sempet saya menanggapinya, cewek putih, sexy, berambut panjang itu sudah menyapa laki-laki berjas lain. Tetapi dia belum tahu kalau saya pejuang aktivitas penis international yang bermottokan, “Semoga kontol nusantara tetap Jaya!”
Kalau tahu dia pasti akan segera lari… memesan kamar…hehehe. “Ichiban suyoi kudasai!”, pinta saya.Setelah bergelas-gelas sierra, gorbatchev dan chivas regal tidak menampilkan reaksi. Si Jendral jelas siaga perang. Warnanya hijau muda.Sambil minum, saya dihampiri beberapa gadis yang menawarkan dagangan untuk menemani, dari tampangnya sepintas dari Asia Tenggara. Pesan saya: Jangan bepergian tanpa asuransi.Bukan Jay kalau tidak sempat ngelaba, kebetulan susternya cantik, setelah kulihat namanya, wah tulisan kanji, saya tidak mengerti.




















