Kugoyang-goyangkan saja pantatku sambil duduk di pangkuannya, persis seperti Inul menggoyangkan pinggul dan pantatnya, ngebor. Kontolnya besar, kepalanya seperti helm tentara dan berwarna keunguan, kulitnya agak coklat tidak hitam. Bokep “Enak sekali om, rasanya nikmat sekali, no nok Inez sampe sesek kemasukan kon tol om, abis gede banget sih”, jawabku. Terus dia mencium toketku yang masih terbungkus baju, lalu tangannya lewat bawah bajuku mulai masuk ke arah toketku dan dia meremasnya langsung, diremasnya makin kuat dan aku merasa kesakitan. dia naik dan mengangkangi kepalaku. Aku mulai merasakan nikmat yg luar biasa. Kujilat kepala kontolnya, terasa asin. Dia diem, tapi tangannya meremas2 toketku. “Om baru dijilatin ja dah nikmat gini ya, palagi kalo….” “Kalo apa Nez”. Terasa kontolnya makin keras. “Kalo om masukin”. Ganti dia sekarang mau pipis. Dia segera merapikan celananya, akupun juga. Aku hampir ngecret nich!” serunya sambil tetap memilin pentilku. Mereka merupakan pasangan muda, anak mereka baru kelas 5 SD, sedang aku sekolah selevel(bukan




















