Dan..”, aku sengaja menghentikan fantasiku, karena ingin mendengar reaksi Tania.Namun aku tidak memperlambat aktifitas tanganku di bawah sana. XNXX Jepang Seakan ada air bah bergemuruh di dalam diriku, membawa jutaan partikel-partikel nikmat yang membuat mataku terpejam. Menyesal karena merasa dirinya terlalu ragu-ragu bertindak.Tak lebih 15 kilometer jauhnya dari kamar tidur Tania, aku juga sedang terlentang sendirian di ranjang besar di kamar tidurku dengan mata nanar memandang langit-langit.Aku juga tidak bisa tidur malam ini, walau separuh laporan perusahaan yang penuh angka dan paling menjemukan telah habis aku baca.Entah kenapa, malam ini aku begitu merindukan Tania. Nia pengiinn.. keras sekali, Nia ingin Mas menggigitnya, Nia ingin Mas meremasinya.., pelan saja Mas..”, Tania berkata demikian sambil jemari telunjuk dan jempolnya memilin-memutar putingnya dengan lembut.“Iya.. Apakah sedang dicumbu oleh kekasihnya yang lain? Dengan kasar Tania meremas-remas rambut kepalaku, Tania mencakari punggungku sambil menaik-turunkan tubuhnya. sayangg..”, dan sedetik kemudian “Mas, Nia juga enakk..”. Kamu mengusap sepanjang batangnya, pelan-pelan ke atas lalu kebawah




















