“Iya nih Din.. Betapa beruntung aku bisa duduk berduaan di dalam taxi dengan seorang gadis cantik yang begitu banyak di dambakan oleh setiap cowok yang ada di kampus. Bokep Montok Perlahan aku mulai menyanyikan lagu lembut yang pernah dibawakan oleh Rod stewart” Have I told you lately”. “Baik Om.. Seminggu setelah pertemuanku dengan Ananda di cafetaria. Ananda datang bersama kedua orang tuanya untuk menikmati makam malam di salah satu cafe yang cukup terkenal di kota itu. Yang tak lama aku bergegas menyetop taxi yang sedang lewat di depan kita. “Boleh-boleh… Lagian aku sendirian kok” sahuntuku meyakinkan. “Ananda masih pingin ngobrol dengan Adiet nih bolehkan?” rajuknya manja. “Namanya Ananda aprilia putri, yang mempunyai hobby dengerin musik juga” sahut Dina lagi. “Tumben nih cafetari rame, sampai nggak ada satupun meja kosong” Kata Dina menambahkan. “Sudah malam nih, ntar Papa dan Mama kamu gelisah menunggumu” terangku lagi.




















