Namun aqu sama sekali tak mengerti dgn apa yg d ibisikkannya. Aqu memang mudah sekali disogok. Bokep Montok Lidya ikut berbaring di sampingku. Perhatiannya padaqu malah semakin bertambah besar saja. Seluruh kasih sayg tertumpah padaqu.Dari kecil aqu selalu dimanja, sampai besarpun aqu terkadang masih suka minta dikeloni. Dan hanya kami berempat saja yg merayakannya.Perlu diketahui kalo Lidya adalah anak tunggal di dalam keluarga ini. Ayo..”, ajak Lidya setengah memaksa.“Namun apa nanti Mama dan Papa kamu tak marah, Lin?”, tanyaqu masih tetap tak mengerti keinginannya.Lidya tak menyahuti, malah berdiri dan menarik tanganku. Padahal tadinya aqu benci sekali, karena menganggap Mas Herlambang telah merebut Mbak Indira dan sisiku. Aqu benci dgn semua orang yg bahagia melihat Mbak Indira diambil orang lain. Dia tersenyum-senyum. Bahkan Mbak Indira menjanjikan macam-macam agar aqu tak terus menangis.




















