“Aaahh..” puas diriku berejakulasi pada rahim Miranda seiring sprema yang menyembur tumpah ruah ke rahimnya lalu terkulai lemas di sisi Miranda.Lalu aku membelai-belai rambutnya yang panjang terurai itu sambil berbisik,“Aku pasti mengawinimu Miranda.. Mulutnya hari ittu kembali aku lakban.. Bokep Indo Live Ugh,” kalimat yang pasti akan keluar dari mulut Miranda sambil meronta-ronta.“Wallah.. Memasuki minggu kedua.. “Ooh.. Aku belum berniat melakukan apa-apa pada dirinya, hingga pada suatu hari. Ha.. Ku parkir sejenak.. Biasanya Miranda pasti berjalan sejauh itu untuk mencari taxi karena tidak ingin bersaing dengan pemakai taxi lainnya. Aku sangat bernafsu saat melihatnya tertidur pasrah terikat di kamarnya. Di kamar itu sudah aku siapkan kamera ccTV yang sangat kecil terpasang tepat menyoroti tempat tidur sehingga aku dengan mudah memonitor keberadaannya dari kamar tidurku.Malam itu aku membiarkan Miranda ‘menikmati’ keberadaannya di kamar itu. Tinggi badannya 170cm dengan postur tubuh yang sepadan hemm.. Atau sesekali membiarkannya terikat rantai anjing itu di sebuah pilar yang ada di apartemanku.Jadi tidak selamanya




















