Membuatku trsipu malu. Dengan mmbranikan diri aku memintamya agar dia mlepaskan pakaian yg dipakainya. Bokeb “Kpalaku trasa pusing Fad” jawab
tante Ivone lemah. Aku sgera brlalu mngambil obat gosok dan coin untuk mengerik tubuh tante Ivone. “Minum dulu tan, biar enakan!” ujarku sambil mnyerahkan gelas
brisi air hangat yg kubawa. Menahan kerikan dipunggungnya, entah sakit atau geli aku tak tau. ” jawabnya juga seraya mmblakangiku. “Sekarang bisa kamu plototin pe puas dech!!” ujar tante Ivone tak lagi mnutupit buah dadanya dngn kedua tlapak tangannya lagi. Aku pun sgera memijat mulai dari kpalanya dngn prlahan lahan, kmudian dahinya yg dia bilang mrupakan pusat rasa sakitnya. ” tanyaku lagi stengah mnawarkan jasa. Setelah brada didalam kamar, kusarankan agar dia istrahat diranjangnya.




















