Kini mereka secara bergiliran menggenjotku dari lubang anusku. Bokep Korea Mereka membiarkan ku terkapar, dengan penuh muntahan di sekitar wajahku dan mengotori rambutku. “Nama yang bagus…”, lanjutnya lalu menciumi pipiku.Pria lain yang memegangiku mulai bersorak, “Amoy yang ini cantik bagai artis…”, kata mereka sambil meraba-raba tubuhku. Mungkin ia beronani ketika aku tertidur pulas. Kini aku resmi menjadi budaknya secara utuh. “Hidup ini perlu kita jalani walau betapa beratnya, aku harap kamu bisa segera sembuh dan lebih tegar”, kata dokter itu setelah memberikan sebuah suntikan di lenganku. Aku harus segera ke depan komplek agar Alex tidak sampai masuk ke rumah, paling enggak aku bisa mencegatnya. Aku segera membalasnya, ‘Aku ke sana’. “Iya pa”, jawab Chelsea polos.Herman lalu mencium kening anak kami, Chelsea. Badanku gemetaran melihat tatapan mesum para om-om cabul itu. Aku tak menyangka dendamnya padaku hingga sedalam itu, ia puas melihatku begini, senyumnya lebar melihatku berada dalam ‘akuarrium’ ini.Kemudian kulihat ada banyak pria melihat ke arah akuarium,




















