Aku pun merasa heran dan sedikit takut. Bokep Mama Tomo sangatlah baik padaku. Kenapa katamu?! Tidak lamapun, aku merasa kalau aku telah menemukan rumah baru bagiku. Sudah kuputuskan! Dan itu sudah lebih dari cukup bagiku. Tanpa sadar pipiku bersemu merah.Setelah pesta usai, Tomo mengajakku istirahat di kamar hotel. Dan aku bisa tahu apa yang terjadi di dalam sana. Dia selalu membelikan baju-baju indah dan boneka porselain untuk dipajang dikamar tidurku. Aku tidak diperbolehkan untuk keluar rumah selain ke sekolah tanpa dirinya.Empat bulan berlalu, rasa sayangku terhadap Tomo mulai bertambah. Sepuluh menit setelah itu,Tomo terlihat kejang sesaat sambil mengerang tertahan. Saat dia melewati barisan anak-anak yang lain, dia tiba-tiba berhenti tepat di depanku. Ya kan, setan cilik?”Mukaku bersemu merah, tapi terlalu takut untuk berbicara, tubuhku bergetar hebat.




















