Sepertinya kau takut kalau-kalau aku bakal
tertarik dengan putrimu dan “memakannya”. Bokep Family Karena ulah A-mei itu
membuat bajunya semakin menempel di tubuhnya. “Sebenarnya aku juga tahu kalau kau TAK MUNGKIN melakukan itu. Lagipula,
gadis itu sebenarnya bukan anakku}.Sementara pada saat yang sama Pak Heru membatin, {inilah nikmatnya orang yang berkuasa. Hahahaha.”
“Ah, Pak Heru sungguh tajam sekali instingnya untuk hal-hal beginian. Hehehe}.Setelah itu ia membentangkan kedua kaki A-mei lebar-lebar. Nanti pulang baru malam hari. Bisa-bisa ia dianggap melakukan percobaan perkosaan. “Ah, kalau anak cowok sih suka keluyuran atau agak nakal dikit juga nggak masalah Pak. Anak gadismu ini kini telah betul-betul berada dalam kekuasaanku}.Kemudian A-mei bangkit dari tidurnya. “Ahhh,” desah Pak Wijaya sambil menundukkan kepalanya. Oleh karena itu ia langsung menohok teman baiknya itu.“Kau tadi kelihatan kesal? Karena ia
anakmu maka bisa dibilang ia adalah keponakanku. “Yah, begitulah Pak, anak jaman sekarang,” keluh Pak Wijaya setelah A-mei meninggalkannya. “Karena banyak sekali rahasia-rahasia bisnis maupun pribadi yang tersimpan didalamnya.




















