“mm ng… dirumah temen kak ?”, kataku sedikit bergetar. Bokep Brazzers “Tedy… bangun, udah siang !“, suara ketukan atau entah gedoran pintu membangunkan aku. Janji !”, kataku sambil setengah mendorong tubuh kak Dewi. Ngapain kamu ?”, mata kak Dewi menatapku tajam. Karena Kak Dewi mengisyaratkan agar aku terlentang maka aku segera terlentang dengan kakiku menjuntai kelantai. “Cuma gesek-gesek aja !”, aku kemudian menandaskan. “Sudah-sudah ! “Tumben dihabisin ?”, kata kak Dewi melihat aku makan dengan lahap. Nafas kak Dewi tersengal-sengal. Lalu aku kabur…ketempat kost temanku. Aku habiskan air digelas besar sampai tetes terakhir.Tapi…., aku tekan lagi tombol power TV, Upps… masih On Line ! Apa kata dunia ? Tubuh kak Sinta kemudian berubah lagi. “Enggak…!”, kataku sesaat sebelum meneguk air minum. Dan ketika aku keteras depan, Honda Jazz warna silver itu berlalu meninggalkan pekarangan. Kulihat jam menunjukan pukul 10.30 malam, ya ampun aku memang ketiduran.Cuci muka di wastafel, lalu aku ambil sisa kopi yang tadi sore kuseduh.




















