Oh Tuhan… Apa yang sedang ku lihat ini!? Vidio Bokep Gilanya aku malah orgasme begitu pisau itu digesekkan di leherku. Aku tidak menyangka nasibku malah berakhir di tempat seperti ini. Lacur banget akunya.“Ini baru simulasi lho… apalagi kalau dibunuh beneran besok, pasti kamu lebih suka lagi, hahaha”“Iya pak… Mita gak sabar untuk beneran dibunuh sama bapak-bapak tercinta… Mita rela dengan ketulusan hati bapak bunuh… Tubuh dan nyawa Mita milik bapak-bapak… argghhh”Cukup lama juga pisau itu menari-nari di tubuh telanjangku. Lakban di mulutku juga dilepasnya.“Sekarang makan dulu ya cantik”Begitu lakban di mulutku lepas, aku segera berteriak. Tapi aku merasa belum puas. Aku terus berlari meskipun tidak tahu arah tujuan langkahku. Aku tidak bisa berbuat apa-apa. Aku rela disetubuhi. Dia menyuruhku makan makananku yang belum sempat aku makan. Orang ini betul-betul biadab!Pak Jun kemudian bangkit dan mematikan layar tv. Aku bingung kenapa kini aku justru menyukai hal yang sangat menakutkan itu.




















