taganku dengan mangset berwarna putih membuka pintu sekretariat..Krekeeeeeeeek…!“Assalamu’alaikum…”
“Wa’alaikum salam…eh ukhti Leksiana…mari masuk, disuruh Ukhti Leli untuk ngambil selebaran ya…?” Sahut Kak Feri…
“emmm…i..iya Kak…” aku tersipu, wajahku memerah, dan tak ada kata yang bisa kuucapkan…
“nih, ukhti…selebarannya” Ia mengambil satu rim selebaran.. aku nggak ngerti baby oil itu digunakan untuk apa oleh Ukhti leli.Aku tumpahkan sedikit ke telapak tangan, lalu aku masukkan tanganku ke dalam selimut yg kupakai. XNXX Jepang ” bener ukhti nggak papa”, tanpa sengaja kuseka dahiku dengan tangan yang basah kuyup oleh cairanku…
“oh tidak!” pikirku…untungnya dia tak sadar, mungkin dia mengira bahwa cairan itu adalah keringatku…fiiuhhh…! Adalah Kak Sherly yang membawaku ke dunia ini. Akupun berusaha mendekati dan meraihnya, dan “AAAAAHhh…!!!” sontak aku kaget karena tikus yang berlari melintas di bawah jubah merahku, spontan aku singkapkan hingga ke lutut hampir ke atas lutut! Kata orang, bagian itu adalah klitoris.




















