“Hhhuuu..! Bokep Tante Tatto kalian berdua bikin aku nafsu..”
Kelakuannya kompak sekali, sampai ke tatto-tatto-nya. “Weee.. “Iya..iya di situ Yan.. good tasted. bantuiiinn agghh..!”
Weheheh.. Kitabedua nggak ada rahasia-rahasiaan lagi Yan. Iya, yang di toilet tadidia juga cerita ke aku waktu ada kelas tadi,” jelasnya. Nada kontras itu terdengar bersahutan selama puluhan hitungan dalam detik.Pembacabisa tahu tidak maksudku membuat moment seperti itu tadi? “Chie tega kamu Chie..!”
Pikirankuwaktu itu harus berputar cepat untuk mengatasi masalah ini. Aku semakin bersemangat menaik-turunkan si’bandot’ dengan cepat. Aku miss callkamu gara-gara nggak enak kan kalo telephone malem, ntar kamunya udahtidur..”“Iya juga sih.. dia tahu sapa yang di pintu, dia malahnyandarin kepalanya ke dadaku.”Lisbeeth!!.. “Hhhuuu..! Terasa ngilu di seluruh kemaluanku. Aku bisa cium si ‘Allien’.” kataku dalam hati. hhgg..!” katanya jengkel sambil tangannya menggapai pantatkumemaksa untuk lebih dalam lagi penisku menjelajah vaginanya.“Chiiiee.. Mulai kucium turunmengusap dagu ke leher. Diajongkok di bawah pantat Irene sambil menghisap gantian buah testiskudan vagina Irene bergantian.




















