Aku lingkarkan handuk di pinggangku untuk menutupi penisku yangtegang, lalu aku ambilkan sabun cuci mukaku untuk Rista.“Ini Win, sabun cuci mukanya”, kataku sambil membuka pintu.Wahh.. Vidio Porno mm.. Kenikmatanonani hanyalah sepersekian dari kenikmatan dihisap dan dijilat oleh mulut dan lidah Ristayang sedang mengulum penisku ini. Atauapa? Terasaputingnya yang mengeras dari balik handuk.“Ohh.. Tanpa pikir panjang, langsungkulepaskan handuk Rista, sehingga tampaklah di depan mataku keindahan tubuh telanjangRista yang selama ini hanya ada dalam fantasiku.“Rista.. Aku.., juga.. Hhh.., manis sekali senyumannya itu..Btw, dia masih mengenakan handuk seperti tadi. hh.. Tapi kupikir, ngapainpake tangan sendiri, kalo “barang”nya ada di sebelah?”, jawab Rista.“Hhhaahh? Oh, ternyata Rista masihmengenakan pakaiannya, tidak seperti dalam bayanganku.“Arya, aku bisa pinjem handuk nggak? Ketika membungkuk, bagian belakang baju kaosnya agak terangkat,dan tampaklah olehku punggungnya yang putih mulus.




















