Hampir saja aku menangis namun tiba-tiba ada seorang pria muda mengahmpiriku.Kemudian berkata dengan kerasnya ” Kamu Finta kan…?” katanya dan akupun mengganggguk, dia menarik tanganku dari tempat itu tanpa menghiraukan teriakan laki-laki tambun itu. ” Belum sempat aku meneruskan kata-kataku mbak Gina merapatkan telunjuknya pada jarinya kemudian dia mengajakku.Sampai di kamar mbak Gina aku langsung memberi tahunya kalau aku mau terima pekerjaan yang dia tawarkan padaku, dia langsung tertawa dan memberiku beberapa uang ratusan ” Kok sudah di kasih uang Mbak.. XNXX Jepang Setelah itu aku sarapan dan kembali ke kamar kostku, sampai di sana aku kembali merenung apa aku salah jika harus mengambil keputusan ini. Di kota ini aku menggantungkan harapan agar bisa melupakan penghianatan yang di lakukan oleh suamiku dengan sahabatku sendiri, bahkan setiap malam hal itu masih menjadi mimpi burukku.Namun bukan kebahagiaan yang aku dapat tapi sebaliknya, aku terperangkap dalam lembah hitam. Dia menghianati aku bukan dengan orang lain melainkan dengan sahabatku sendiri Winda,




















