kontolku kini sudah siap tempur dalam genggaman tangan Ines, sementara nonok Ines juga sudah mulai mengeluarkan cairan kental yang kurasakan dari jemari tanganku yang mengobok-obok nonok nya. Bokep Crot Tubuhnya turun perlahan-lahan, menelan seluruh kontolku. CD hitam yang dikenakannya begitu mini sehingga jembut keriting yang tumbuh di sekitar nonok nya hampir sebagian keluar dari pinggir CDnya.Aku membantu menarik turun celana jeans Ines. Ines merintih sambil memegang tanganku. Lalu Ines menunduk dan mengemut kepala kontolku. Tusukan kontolku semakin cepat seiring dengan liukan pinggulnya yang tak kalah cepatnya. Ines melorotkan CD ku. “Ines juga, mas”, jawabnya. Aku mempercepat goyanganku ketika kusadari Ines hampir nyampe. Apalagi saat kepala kontolku menggesek-gesek itilnya yang juga sudah menegang. kontolku bertubi-tubi menusuk daerah-daerah sensitivenya. Tenaga terkuras habis dalam pergulatan yang ternyata memakan waktu lebih dari 1 jam!Akhirnya kami tertidur kelelahan.




















