Tentu saja aku makin menggelinjang, tapi Jenny memeluk kedua pahaku dengan kuat, jadi aku tak bisa kemana mana, hanya bisa pasrah sampai Jenny puas mencumbui liang vaginaku.“Jeeen…”, aku mengeluh ketika kurasakan cairan cintaku membanjir.Aku orgasme hebat dan tubuhku mengejang tak karuan. Aku memejamkan mata, rasanya terhina sekali mendengar pujian yang sebenarnya amat melecehkanku ini.Dan beberapa saat kemudian, ronde kedua pemerkosaan terhadap diriku dimulai. Bokep SMA Berkata begitu, ia berdiri dan mendekatiku.Aku tahu, aku akan segera mengalami pelecehan oleh wali kelasku ini.Aku diam saja ketika pak Edy mulai meremasi payudaraku. Dan aku jadi melamun sampai akhirnya bel pulang sekolah berbunyi…*** terserah kamu sih”, kataku.Lalu aku berdiri dan melangkah ke depan diikuti oleh Jenny.Hampir bersamaan kami berkata,“Pak, kami ijin ke belakang dulu”. Aku balas membuka kancing bajunya, dan beberapa saat kemudian kami berdua sudah telanjang dada dan saling meremasi payudara kami berdua.“Eliza…”, desah Jenny. Lenguhan tertahan dari Vera, membuat aku makin merasa lemas, dan aku memutuskan berhenti mengintip dan




















