Sudah biasa ia kuperlakukan seperti itu, kuserang saat sedang tidak siap, jadi dia sudah tidak kaget lagi.Mira kemudian kudorong ke bawah, menuju ke selangkanganku. Bokep Live Aku harus mempraktekkan itu kepada Mira. Apalagi saat ciumanku makin turun ke arah pantatnya yang bulat dan padat, kusapukan lidahku pada bongkahannya yang putih, kuciumi, bahkan kugigit-gigit kecil hingga membuat Mira menjerit keenakan.”Ughh…” Mulutku turun ke bawah lagi, kuciumi setiap jengkal kulit pahanya yang halus mulus. Kapan lagi kalo nggak sekarang? Ah, pusing amat. Kenapa nggak aku iyain aja, ya? Aki Uum langsung mencaploknya, dimulai dari yang kiri, lalu dilanjut yang kanan. Ia merintih dan meringis karena nyeri, namun juga merasa nikmat.Kurasakan dia sebentar lagi akan klimaks, dinding-dinding vaginanya terasa berdenyut kencang memijit batang penisku yang masih bergerak cepat.”Ayo, Mas… terus… Mira sudah mau…” desahnya dengan nafas tersengal-sengal.Tak lama kemudian kurasakan tubuhnya menggeliat sambil mendesah panjang menandakan orgasmenya yang sudah tiba.




















