Akhirnya aku memantapkan hati untuk pergi menemui mbak Gina pagi itu, setelah sampai di depan kamar mbak Gina akupun mengetuk pintunya.lama juga aku menunggu mbak Gina membuka pintu, padahal berkali-kali aku memanggilnya. Film Porno nggak usah grogi… ” Katanya dan menyuruhku untuk duduk santai di pojokan tempat itu, sementara suara musik sudah memenuhi tempat itu.Bau asap rokok dan minuman keras langsung menusuk hidungku. sudah pake aja.. sudah pake aja.. sudah pake aja.. Dan langsung duduk di sebelahku, aku masih belum bisa santai menghadapinya apalagi pria itu sudah berani menyentuh pahaku, aku coba menghempasnya tapi dia lebih kasar memegang pahaku dengan eratnya. Dan kini kami berdua sudah kelihatan seksi sekali, risih juga sich tapi mau gimana lagi.Akhirnya kami sampai di sebuah tempat hiburan malam, dengan menggandeng tangan mbak Gina aku mengikutinya masuk dalam tempat tersebut.




















