Cerita Dewasa“Kalau begitu.. Bokep Colmek Mungkin mereka mengira ia sudah pulang. Ia dibiarkan hanya dengan mengenakan stocking sewarna dengan kulitnya. Isep teruss…!, Ayooo”.Satpam yang tengah menyetubuhi mulutnya mengerang ketika cairan spermanya muncrat mengisi mulut Rida. Tiba-tiba Warto mencabut kemaluannya dan menarik Rida.“Ampuunnn…, hentikan Pak..”, Rida menangis tersengal-sengal.Warto duduk di atas sofa tamu. Kembali mulut gadis itu diperkosa. Gadis itu gelagapan menelannya hingga habis. Jangannn!”, Rida mulai menangis ketika ia ditelungkupkan di atas meja itu.Sementara kedua tangannya terus dicekal Warto, Diman sekarang lebih leluasa menurunkan celana panjang ungu Rida. Ia dapat merasakan angin dingin menerpa kulit pahanya. Adduhh..!”, Rida merintih.Seperti ******, Warto mulai menyodok nyodok Rida dari belakang. Rida lemas tak berdaya sementara kedua lubang di tubuhnya disodok bergantian. Gadis itu terkejut dan tersentak ketika kancing blusnya berhamburan. Rida lemas tak berdaya sementara kedua lubang di tubuhnya disodok bergantian. Ia selalu tampil manis dan harum.Suatu hari di sore hari Rida terkejut melihat kantornya telah gelap.




















