Mungkin karena malu Indah segera melepaskan cubitannya. Bokep “Iya, terus akan kusuruh hantu-hantu itu nyubitin seluruh tubuhmu tak tersisa”, balasnya dengan senyum kemenangan. Dalam posisi berjongkok didepanku ia berusaha melepas celana dalamnya. “Hmm.. Kemudian tempurung lutut kananku dengan sengaja kugesekkan pada selakangannya. Seusai kesadaranku berangsur pulih tanganku segera beraksi dengan membuka BHnya dan mengusap-usap punggungnya. “Tdk Zainal, yg ini pasti kamu suka, percaya deh..”, katanya meyakinkan. Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 5.42 pagi. Dalam hitungan menit aku mengalami shock kenikmatan. Meski masih ragu tapi pegangan tanganku sudah mengendor dan tangan Indah telah mencapai bagian depan celanaku, usapan-usapannya yg halus diatas permukaan celana terasa sampai permukaan kulit kemaluanku. Dengan berusaha secermat mungkin berdasarkan data yg ada dan catatanku, aku mulai membuat rencana kerja. Kudorong lebih dalam batang kemaluanku dalam liang kenikmatannya, lalu kugerakkan pinggulku maju mundur. Setiap hal penting yg muncul dari bayanganku kutulis dalam jurnal.




















