Dasar desainer pikirku.Karena hari itu butik Tante Erna tidak begitu ramai, kami bertiga ngobrol-ngobrol sambil minum teh di salah satu ruang santai.“Aduh Yo.. Bokep India Tante Erna reflek menepis-nepis bercak teh yang membasahi celanaku. Natasha?” tanyaku. Tempat Tante Erna sering dijadikan tempat affair kami agar suaminya tidak curiga.Oke, segitu dulu pengalamanku. sshh..” akhirnya Ci Alicia meregang kenikmatannya. Yoo.. Kepala wanita itu naik turun mengikuti ayunan kenikmatan di penisku. Kok dia tau namaku. Ya gimana nggak keras sedari ngobrol tadi mataku tak lepas dari bahu Tante Erna yang mulus dan kedua belah paha Ci Alicia yang putih.“Iya.. Pokoknya bales tumpahin juga lho hihihi..” aku gantian menggoda wanita itu. Wanita itu menumpahkan teh yang akan dituangnya ke cangkirku tepat di celanaku bagian pangkal paha.




















