“Kamu seperti berakhir menangis, mengapa sell?” Tanyaku. Bokep Japan Saya bingung pun kalau liatnya ditempat gelap dan hujan deras gini…” Jelasku singkat. Hari telah terang sebab matahari yang terjaga dari istirahat lelapnya. Bagaimana?”Ia pun mengamini ideku. Sudah dipinjamkan handphone saja sudah lumayan kok.”
“Gapapa kok, mbak. “Baru kali ini aku main sekitar ini, dan seenak ini. “Mana barangkali ada orang jahat pura-pura mohon tolong jam segini ditengah hujan deras, dengan mobil yang lebih mahal dari mobil yang ku bawa malah…” Pikirku dalam hati. Gisell juga segera mengisi eksemplar isian yang diberikan, kemudian masuk pulang ke dalam mobilku.“Terima kasih tidak sedikit ya Shan telah membantu…” Ucapnya begitu masuk ke dalam mobilku. “Banyak bersabar bila gitu, barangkali emang lagi tidak sedikit cobaannya. Tubuhnya bergetar, keringat mulai terbit meski udara begitu dingin sebab hujan dan pendingin ruangan. Itu juga gak tau masih serumah atau udah pisah…” Jawabnya tidak banyak kesal.




















