“Kamu selama ini tidur siang cuma pura-pura yaa..?!” selidikku.“Ach.. Bokep Miaa.. “Iya.. “Mia lagi ada masalah dengan Bapak..” katanya lagi. Beberapa menit kemudian Mia menjepit kepala Saya karena mencapai orgasmenya.Saya terus menjilati cairan kenikmatannya. Sudah.. Kita pindah ke bawah aja..” ajakku (lantai yang sudah Saya siapkan dengan alas karpet permadani tebal). “Benar kamu suka sama Bapak?” cecarnya lagi. Mia.. Ohh” desahku perlahan ditelinganya. Asal Kamunya mau sama saya.” jawabku untuk membahagiakannya. “Kamu selama ini tidur siang cuma pura-pura yaa..?!” selidikku.“Ach.. “Gugurkan gimana..?!” cecarku lagi.“Pakai obat apa kek..!” serunya lagi. Mia mencoba membantu reaksi tersebut dengan cara mengedan seperti orang mau melahirkan dan hasilnya masih belum memuaskan.Mia terlihat pucat karena merasa perutnya ada yang mengaduk-ngaduk dan peras-peras, melihat hal tersebut saya tidak tega.“Gimana reaksi jamu itu..?” tanya saya.










