Nenek Rusia Berambut Merah Panas, Jadi Pelacur Virtual Yang Tunduk Di Bawah Kendaliku…

Aku merasakan dadaku berdentum-dentum. Berarti sebentar lagi masuk kota. Bokep Cina Yang lebih mengejutkan lagi, tangan ibu itu mulai mengelus pahaku. Jantungku berdegup keras.Lama sekali orang itu di toilet. Aku dibesarkan dalam keluarga yang cukup religius dan sangat teratur. Aku memilinnya. Seperti menghayati sesuatu. Ibu itu sangat manis. Bus tadi baru saja berhenti di tempat makan. Tapi aku mendengar dia menghela napas. Dan dia tidak kaget, kali ini penisku sudah tegak menjulang, keluar dari celana. Memejamkan mata.Lama sekali. Mulutnya bagaikan sebuah mesin handal perangsang penis. Aku memejamkan mata lagi.“Buka matamu, awasin ….”Aku tidak mengerti. dari dulu memang aku tidak pernah suka keramaian dan kesesakan Jakarta. OOoh, mantab.“Besar …..,” desisnya. Tempat itu terasa lebih basah daripada sebelumnya. Sedikit ku remas, tapi tidak banyak. Menghayati momen-momen gila tadi. Ya, payudaranya. Aku melirik jamku. Pura-pura tidur, sambil menutupi dua kancing dadanya yang sudah terbuka lebar.Sial.

Nenek Rusia Berambut Merah Panas, Jadi Pelacur Virtual Yang Tunduk Di Bawah Kendaliku…

Related videos