Karena curiga, kudekati lokasi sepeda terparkir dengan berjalan mengendap.Ternyata sepeda onthel milik Pak Ilham. Bokep China Nampaknya, sikapku yg tetap menantang membuat dia semakin grogi. Betapa tidak, pria berusia 55 tahun itu, meski memiliki istri yg menurutku cukup cantik dan terpandang karena memiliki jabatan lumayan tinggi di sebuah instansi, ia masih gemar menyalurkan hasrat seksnya kepada wanita lain. Tangannya sesekali menggerayg ke bongkahan bokong besar istri almarhum penjaga sekolah itu. Pak Ilham seperti kehilangan akal karena keinginannya tidak dituruti. Sepertinya kertas tisue. Kakakku, Astri, geger mencari-cari laptopnya yg hilang dari tempatnya tersimpan di kamar. Dan yg lebih konyol, di samping aku jadi tukang peras terhadap kepala sekolahku sendiri, kelakuan “Kucing Garong” Pak Ilham juga menitis padaku. Pak Ilham seperti kehilangan akal karena keinginannya tidak dituruti. Dengan wajah lesu Bu Lastri bangkit dan berdiri. Bisa-bisa malah dianggap maling atau orang yg hendak berbuat jahat.Di tengah kekalutan membaygkan sikap kakaku yg tengah kehilangan laptop, kulihat setumpuk lonjoran bambu di




















